ESTORIA – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Haflatul Imtihan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Ma'arif Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jumat (17/07/2026). Kegiatan tahunan tersebut dihadiri tokoh agama, jajaran pemerintah, pengurus yayasan, dewan guru, wali santri, hingga masyarakat.
Haflatul Imtihan menjadi momentum syukur atas capaian pendidikan para santri sekaligus ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antara lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fauzu wal Wari' Pamekasan, KH. Adnin Muhammad, M.M., menyampaikan tausiah yang menitikberatkan pada pentingnya membangun karakter santri melalui ilmu dan akhlak.
"Santri tidak cukup hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menghiasi dirinya dengan akhlakul karimah. Ilmu yang diamalkan dengan keikhlasan akan menjadi cahaya yang memberi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat," tutur KH. Adnin Muhammad.
Ia juga mengingatkan para santri agar terus istiqamah belajar dan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam menghadapi perkembangan zaman.
"Jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Jadilah generasi yang mampu menjaga agama, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing," pesannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, KH. Abdul Wasid, M.Pd.I., mengapresiasi konsistensi LPI Al-Ma'arif dalam membina pendidikan Islam di tengah masyarakat.
"Lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Kami berharap LPI Al-Ma'arif terus berkembang dan mampu mencetak lulusan yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara," ujar KH. Abdul Wasid.
Ia menegaskan, Kementerian Agama akan terus mendukung penguatan kualitas pendidikan keagamaan agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Ketua Yayasan LPI Al-Ma'arif, Ach. Rofiq Asniwa, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, dewan guru, wali santri, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga Haflatul Imtihan tahun ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kebersamaan ini menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di LPI Al-Ma'arif," ungkapnya.
Menurutnya, Haflatul Imtihan bukan sekadar seremoni penutupan tahun ajaran, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
“Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta tumbuh menjadi generasi berakhlakul karimah yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” pungkasnya.