estoria.idAston Villa menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu klub papan atas Liga Inggris dengan menaklukkan Indonesia All Stars 3-1 dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (01/08/2026). Di hadapan puluhan ribu penonton, pasukan Unai Emery tampil dominan sejak menit pertama dan sukses mengendalikan jalannya pertandingan.

 

Meski kalah, Indonesia All Stars tetap memberikan perlawanan yang patut diapresiasi. Tim racikan Kurniawan Dwi Yulianto beberapa kali mampu merepotkan lini belakang Aston Villa dan akhirnya mencetak satu gol melalui Arkhan Kaka pada penghujung laga.

 

Aston Villa Langsung Menekan

 

Sejak kick-off, Aston Villa langsung menguasai penguasaan bola. Permainan cepat dengan umpan-umpan pendek membuat Indonesia All Stars lebih banyak bertahan.

 

Tekanan itu membuahkan hasil saat pertandingan baru berjalan empat menit. Berawal dari pergerakan di sisi kanan, Kosta Nedeljkovic mengirim umpan mendatar ke dalam kotak penalti. Emiliano Buendia yang berdiri bebas langsung menyambar bola dengan sepakan kaki kiri ke pojok gawang. Kartika Ajie tak mampu menjangkau bola dan Aston Villa unggul 1-0.

 

Gol cepat tersebut membuat Aston Villa semakin percaya diri. Alejandro Garnacho, Ross Barkley, dan John McGinn silih berganti mengalirkan serangan yang membuat pertahanan Indonesia All Stars yang dikawal Yusaku Yamadera dan Brandon Scheunemann harus bekerja ekstra keras.

 

Indonesia All Stars Mulai Keluar Menyerang

 

Setelah sempat tertekan, Indonesia All Stars perlahan menemukan ritme permainan. Ze Valente dan Jordi Wehrmann mulai mampu mengalirkan bola ke lini depan, sementara Kelly Sroyer dan Zahaby Gholy aktif membantu serangan dari kedua sisi lapangan.

 

Peluang pertama datang pada menit ke-11 ketika Zahaby Gholy mendapat ruang tembak di depan kotak penalti. Namun, tendangannya masih melambung di atas mistar gawang James Wright.

 

Aston Villa kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-22 melalui situasi sepak pojok. Pau Torres berhasil menyundul bola, tetapi arahnya masih menyamping tipis dari gawang Indonesia All Stars.

 

Hokky Caraka Nyaris Memperkecil Ketertinggalan

 

Indonesia All Stars hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui peluang terbaik mereka di babak pertama.

 

Hokky Caraka lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan James Wright. Penyerang muda Indonesia itu mencoba mengarahkan bola ke tiang jauh, tetapi sepakannya justru membentur tiang gawang sebelum memantul keluar. Peluang emas tersebut pun gagal berbuah gol.

 

Kegagalan itu harus dibayar mahal. Tepat menjelang turun minum, Aston Villa menggandakan keunggulan.

Pada menit ke-45, Ross Barkley melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu dihentikan Kartika Ajie. Skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

 

Rotasi Pemain Warnai Babak Kedua

 

Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memberi kesempatan tampil kepada pemain lainnya.

 

Namun perubahan tersebut tidak mengubah dominasi Aston Villa. Klub asal Birmingham itu tetap mengendalikan tempo pertandingan dan terus menekan pertahanan Indonesia All Stars.

 

Brian Madjo Tambah Penderitaan

 

Serangan Aston Villa kembali membuahkan hasil pada menit ke-58.

Brian Madjo sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia All Stars dan menyelesaikan peluang menjadi gol ketiga Aston Villa. Skor berubah menjadi 3-0.

 

Setelah unggul tiga gol, Aston Villa masih terus menciptakan peluang. Tyrone Mings hampir mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan hasil umpan silang dari sisi kiri, namun bola masih melambung tipis di atas mistar.

 

Arkhan Kaka Cetak Gol Hiburan

 

Indonesia All Stars tidak menyerah begitu saja. Memasuki menit-menit akhir pertandingan, mereka mulai lebih berani menyerang.

 

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-83. Serangan balik cepat dibangun dari sisi kanan. Reno Salampessy melepaskan tembakan keras yang sempat ditepis penjaga gawang Aston Villa. Bola liar kemudian jatuh di depan Arkhan Kaka yang tanpa kesulitan menyambarnya menjadi gol.

 

Gol tersebut disambut riuh penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno sekaligus memperkecil kedudukan menjadi 3-1.

 

Pada sisa waktu pertandingan, Indonesia All Stars mencoba mencari gol tambahan, sementara Aston Villa tetap menjaga penguasaan bola. Tambahan waktu empat menit yang diberikan wasit tidak mengubah keadaan hingga peluit panjang dibunyikan.

 

Unai Emery Dapat Gambaran Kekuatan Tim

 

Kemenangan ini menjadi bagian penting dari persiapan Aston Villa menghadapi musim 2026/2027 serta sejumlah agenda besar, termasuk Piala Super Eropa. Laga di Jakarta juga dimanfaatkan Unai Emery untuk memberi menit bermain kepada banyak pemain dan menguji berbagai kombinasi taktik.

 

Di sisi lain, Indonesia All Stars memperoleh pengalaman berharga menghadapi klub elite Liga Inggris. Meski kalah dua gol, penampilan sejumlah pemain muda seperti Hokky Caraka, Zahaby Gholy, Brandon Scheunemann, hingga Arkhan Kaka menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk sepak bola Indonesia.

Susunan Pemain

 

Aston Villa: James Wright; Victor Lindelof, Pau Torres, Kosta Nedeljkovic, Triston Rowe, Ross Barkley, John McGinn, Emiliano Buendia, Alejandro Garnacho, Evann Guessand, Modou Cisse. Manajer: Unai Emery.

 

Indonesia All Stars: Kartika Ajie; Yusaku Yamadera, Brandon Scheunemann, Oliver Leeming, Hasyim Kipuw, Kelly Sroyer, Jordi Wehrmann (Febri Uopmabin 36'), Ze Valente, Hokky Caraka, Ezra Walian, Zahaby Gholy. Pelatih: Kurniawan Dwi Yulianto.