ESTORIA - Tren mendaki gunung di Jawa Timur kini tak lagi identik dengan para pendaki profesional. Dalam beberapa tahun terakhir, jalur-jalur pendakian justru mulai dipadati anak muda hingga keluarga yang baru pertama kali mencoba menembus dinginnya pegunungan. Fenomena ini membuat sejumlah gunung di Jatim menjadi primadona baru karena menawarkan medan yang lebih bersahabat, jalur jelas, dan waktu tempuh yang relatif singkat.
Bagi para pemula, mendaki gunung kini bukan hanya soal berburu puncak. Aktivitas ini mulai dipandang sebagai cara melepas penat, mencari ketenangan, sekaligus menguji mental dan ketahanan fisik di tengah derasnya rutinitas perkotaan. Tak heran jika banyak gunung dengan akses mudah di Jawa Timur kini ramai diburu pendaki baru.
Berikut deretan gunung di Jawa Timur yang dinilai cocok untuk pendaki pemula:
Berada di kawasan Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Gunung Lorokan menjadi salah satu destinasi favorit bagi pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi naik gunung tanpa harus menghadapi medan ekstrem. Dengan ketinggian sekitar 1.100 mdpl, perjalanan menuju puncak hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Selain jalurnya yang relatif landai, kawasan ini juga menawarkan panorama alam yang masih asri. Pendaki cukup membayar tiket masuk dan biaya parkir dengan harga yang tergolong ramah di kantong.
Nama Gunung Bromo tentu sudah tak asing lagi di telinga wisatawan. Namun siapa sangka, gunung ikonik di Jawa Timur ini juga menjadi salah satu lokasi terbaik untuk pendaki pemula. Tidak dibutuhkan stamina ekstra ataupun pengalaman mendaki panjang untuk menikmati keindahan kawah Bromo.
Ciri khas utama pendakian di Bromo adalah ratusan anak tangga yang mengarah langsung ke bibir kawah. Meski harus menyewa jeep untuk memasuki kawasan tertentu, pengalaman menikmati lautan pasir dan panorama matahari terbit tetap menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak.
Bagi yang ingin naik level dari pendakian santai, Gunung Panderman di Kota Batu bisa menjadi pilihan menarik. Dengan ketinggian mencapai 2.045 mdpl, gunung ini menawarkan sensasi mendaki yang lebih menantang namun tetap aman untuk pemula.
Pendaki dapat memilih jalur via Dukuh Toyomerto maupun Curah Banteng. Panorama Kota Batu dari ketinggian menjadi hadiah utama yang membuat perjalanan menuju puncak terasa terbayar lunas.
Gunung Kelud dikenal sebagai salah satu gunung api aktif di Jawa Timur. Meski begitu, gunung dengan ketinggian sekitar 1.731 mdpl ini tetap menjadi favorit para pendaki pemula karena akses menuju titik pendakian cukup mudah dijangkau.
Tersedia dua jalur yang umum digunakan pendaki, yakni via Tulungrejo dan Karangrejo Blitar. Jalur Karangrejo disebut lebih bersahabat untuk pemula yang ingin menikmati suasana pegunungan tanpa harus menghadapi trek terlalu berat.
Tak hanya menawarkan panorama alam, Gunung Penanggungan juga menyimpan jejak sejarah dan budaya. Gunung yang berada di perbatasan Mojokerto dan Pasuruan ini dipenuhi situs peninggalan era Hindu-Buddha yang tersebar di sejumlah titik pendakian.
Dengan jalur yang cukup ramah bagi pendaki baru, Penanggungan menjadi salah satu gunung favorit untuk wisata alam sekaligus wisata sejarah. Kombinasi suasana mistis, udara sejuk, dan pemandangan alam membuat gunung ini selalu ramai saat akhir pekan.
Gunung Pundak menjadi opsi lain bagi pemula yang ingin mencoba sensasi mendaki tanpa tekanan medan berat. Dengan ketinggian sekitar 1.585 mdpl, gunung ini memiliki trek yang relatif aman dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam perjalanan.
Selain jalurnya yang tidak terlalu curam, suasana hutan dan udara segar sepanjang perjalanan menjadi daya tarik tersendiri. Tak sedikit pendaki pemula menjadikan Gunung Pundak sebagai “gerbang awal” sebelum mencoba gunung-gunung dengan medan lebih ekstrem.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas pendakian juga menjadi sinyal bahwa wisata alam kini semakin diminati. Namun para pendaki, khususnya pemula, tetap diingatkan untuk mempersiapkan kondisi fisik, perlengkapan, serta menjaga kebersihan gunung agar keindahan alam Jawa Timur tetap lestari.