ESTORIA – Perburuan terhadap Erlan (54), terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, terus mengungkap fakta baru. Di balik kasus pembunuhan yang menggemparkan itu, polisi menemukan dugaan bahwa Erlan memiliki pola kejahatan yang telah lama dijalankan.

 

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menyebut pria tersebut diduga menjadikan perempuan, khususnya janda dengan kondisi ekonomi mapan, sebagai target penipuannya.

 

Kepala Tim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Aipda Sigit Dwi Susanto, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan Erlan bukan sosok yang baru pertama kali berurusan dengan korban. Sejumlah orang yang telah diperiksa mengaku pernah menjadi sasaran aksinya.

 

"Background-nya memang dia tipu-tipu janda-janda, jadi pintar," kata Sigit, Rabu (08/07/2026).

 

Keterangan para korban itu semakin memperkuat dugaan penyidik mengenai pola yang digunakan Erlan. Polisi bahkan menelusuri sebuah video yang sempat viral di media sosial, memperlihatkan Erlan melakukan perjalanan menuju Bali bersama dua pria.

 

Setelah dilakukan pendalaman, penyidik menemukan fakta bahwa orang-orang yang berada bersama Erlan dalam video tersebut juga mengaku menjadi korban dugaan penipuan.

 

"Semua yang kami datangi ternyata korban. Termasuk yang ada di video perjalanan ke Bali itu juga mengaku ditipu. Semakin banyak korban yang sekarang berani angkat suara," ujar Sigit.

 

Dari serangkaian pemeriksaan, penyidik melihat adanya pola yang berulang. Korban yang mengaku tertipu rata-rata merupakan perempuan berstatus janda dengan kondisi ekonomi yang cukup baik.

 

"Rata-rata incerannya janda-janda kaya," ungkapnya.

 

Di sisi lain, pengejaran terhadap Erlan masih terus berlangsung. Polisi menyebut pria tersebut dikenal sering berpindah-pindah tempat sehingga menyulitkan proses pelacakan.

 

Hingga kini, keberadaan Erlan masih belum diketahui dan masuk dalam daftar buronan Polda Jawa Timur.

 

Kasus ini mencuat setelah Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris DPRKP Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas bernomor polisi M 1090 GP yang terparkir di area Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada 24 Juni 2026.

 

Polda Jawa Timur masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap secara utuh motif pembunuhan tersebut sekaligus menelusuri kemungkinan adanya korban-korban lain yang pernah menjadi sasaran dugaan penipuan Erlan.