ESTORIA - Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik pada Sabtu (16/05/2026). Prosesi pelantikan yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah itu berjalan khidmat dan dihadiri ribuan warga Nahdliyin dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.

 

Pelantikan pengurus baru tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama di ujung timur Pulau Madura. Dengan mengusung tema “Transformasi Jam’iyah dalam Berkhidmat untuk Kemaslahatan Umat”, PCNU Sumenep diharapkan mampu memperkuat peran keumatan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor: 104/PB.01/A.II.01.45/99/04/2026 tentang pengesahan kepengurusan PCNU Sumenep masa khidmat 2026–2031. SK tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris PWNU Jawa Timur, KH Muhammad Faqih.

 

Suasana haru dan penuh semangat tampak ketika Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Abd A’la Basyir, menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Ketua PCNU Sumenep terpilih, KH Md Widadi Rahim. Selain itu, pengalungan tasbih juga dilakukan kepada Rais Syuriyah PCNU Sumenep terpilih, KH A Washil.

 

“Untuk pengurus PCNU Sumenep yang akan dilantik, saya akan membacakan baiat mohon ditirukan. Monggo dan jangan tegang,” ujar KH Abd A’la Basyir disambut senyum para pengurus dan jamaah yang hadir.

 

Dalam struktur kepengurusan yang baru, jajaran Mustasyar diisi sejumlah ulama kharismatik dan tokoh senior Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sumenep. Di antaranya KH Ahmad Sa’duddin, KH Amiruddin Jazuli, KH Hafidzi Syarbini, hingga Habib Ja’far Shoid Al-Jufri.

 

Sementara posisi Rais Syuriyah dipercayakan kepada KH A Washil dengan didampingi Katib Syuriyah KH Bahrul Widdad Sy. Adapun jabatan Ketua Tanfidziyah diemban KH Md Widadi Rahim dan Sekretaris dijabat Dr. H. Damanhuri, M.Ag.

 

Kepengurusan PCNU Sumenep periode 2026–2031 juga diperkuat jajaran A’wan yang terdiri dari para kiai, akademisi, serta tokoh masyarakat. Beberapa nama yang masuk dalam jajaran tersebut di antaranya Dr. H. Achmad Fauzi Wongsujodo, KH Imam Hasyim, dan KH Ilyasi Siradj.

 

Dengan formasi kepengurusan baru ini, PCNU Sumenep diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah perkembangan sosial masyarakat.

 

Berikut susunan inti kepengurusan PCNU Kabupaten Sumenep masa khidmat 2026–2031:

 

Mustasyar

KH Ahmad Sa’duddin

KH Amiruddin Jazuli

Prof. Dr. KH Abd A’la Basyir, M.Ag

KH Hafidzi Syarbini

Habib Ja’far Shoid Al-Jufri, Lc

dan sejumlah ulama lainnya.

 

Syuriyah

Rais: KH A Washil

Katib: KH Bahrul Widdad Sy

 

Tanfidziyah

Ketua: KH Md Widadi Rahim

Sekretaris: Dr. H. Damanhuri, M.Ag

Bendahara: Drs. Ahmad Rusyidy, M.Pd

 

A’wan

Dr. H. Achmad Fauzi Wongsujodo, S.H., M.H.

KH Imam Hasyim, S.H., M.H.

KH Ilyasi Siradj, S.H., M.Ag.

dan tokoh lainnya.

 

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru PCNU Sumenep dalam memperkuat pelayanan umat serta memperluas gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Sumenep.