ESTORIA - Anggaran sebesar Rp. 235 Juta dialokasikan oleh Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sumenep pada tahun 2026 terhadap para nelayan di kabupaten Sumenep. Hal ini dilakukan guna mendukung sarana dan prasarana para nelayan di kabupaten sumenep.
Mengacu pada data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), paket pengadaan terbesar bernilai Rp180 juta. Paket tersebut mencakup jaring milenium, perangkat GPS Garmin 79, mesin berkekuatan 23 PK, serta perahu berbahan fiber dengan ukuran panjang 9 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 0,8 meter.
Selain itu, Diskan juga menganggarkan Rp55 juta untuk pengadaan mesin ketinting dan jaring gondrong bagi nelayan di Sumenep.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep, Joni Hariyanto, menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan untuk meningkatkan produktivitas nelayan.
"Program ini merupakan bantuan hibah barang untuk kelompok nelayan. Tahun ini penerima bantuan sebanyak lima kelompok yang tersebar di beberapa kecamatan," ujarnya, Jumat (29/05/2026)
Kelima kelompok penerima bantuan tersebut berada di Kecamatan Dungkek, Raas, Pragaan, dan Sapeken. Joni berharap bantuan ini dapat membantu nelayan menjalankan aktivitas melaut secara lebih efektif dan efisien.
Meski begitu, hal lain muncul dan menjadi sorotan bagi para nelayan dari pernyataan Joni bahwa bantuan diberikan dalam bentuk hibah barang kepada kelompok, bukan perorangan. Bekal nelayan khawatir proses distribusi tidak transparan dan berpotensi membuat alat tidak sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
“Kami khawatir alat itu cuma jadi pajangan di ketua kelompok, bukan melaut,” keluh seorang nelayan di Dungkek.
Hingga berita ini diterbitkan, Diskan Sumenep belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kriteria penetapan kelompok penerima serta alasan di balik disparitas nilai bantuan. Joni hanya menegaskan kembali bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan di Kabupaten Sumenep secara keseluruhan.
"Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut secara lebih efektif dan efisien," pungkasnya.