ESTORIA – Musibah datang tanpa diduga bagi Mojia (69), seorang lansia asal Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduhnya roboh setelah diterjang angin kencang, meninggalkan bangunan yang nyaris rata dengan tanah.

 

Peristiwa tersebut membuat Mojia kehilangan tempat tinggal. Demi keselamatan, perempuan yang telah dikaruniai tiga orang anak itu kini terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabatnya karena kondisi rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk dihuni.

 

Kabar musibah yang menimpa Mojia segera mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep. Lembaga tersebut langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyalurkan bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna membantu proses pembangunan kembali rumah yang rusak.

 

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada Mojia dan disaksikan putranya, Mas'ad. Kehadiran tim BAZNAS menjadi secercah harapan bagi keluarga yang tengah menghadapi cobaan berat tersebut.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana serta bagian dari upaya menghadirkan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

“BAZNAS bersama pemerintah hadir untuk membantu Nenek Mojia melalui bantuan RTLH. Kami berharap rumah beliau dapat segera dibangun kembali sehingga bisa ditempati dengan aman dan nyaman,” kata Ahmad Rahman, Selasa (23/06/2026).

 

Dalam penyaluran bantuan itu, BAZNAS Sumenep juga menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep serta Pemerintah Kecamatan Batuputih. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh penerima.

 

Momen penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Di tengah kondisi yang sulit, Mojia tampak tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

 

“Terima kasih bantuannya, Pak,” ucapnya singkat.

 

Program RTLH yang dijalankan BAZNAS Sumenep selama ini menjadi salah satu bentuk komitmen dalam membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang layak. Selain menyasar warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, program tersebut juga diperuntukkan bagi korban bencana yang membutuhkan dukungan untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.