ESTORIA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi jabatan di jajaran Polda Jawa Timur. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026, tiga jabatan Kapolres di Pulau Madura resmi berganti pimpinan, yakni Polres Sampang, Polres Sumenep, dan Polres Pamekasan.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi nasional yang melibatkan sebanyak 1.121 personel Polri.
Di Polres Sampang, AKBP Hartono mendapat promosi jabatan sebagai Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jawa Timur. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi AKBP Anang Hardiyanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep.
Sementara itu, tongkat komando Polres Sumenep kini dipegang AKBP Ariek Indra Sentanu. Sebelum dipercaya memimpin Polres Sumenep, Ariek menjabat sebagai Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Ia menggantikan AKBP Anang Hardiyanto yang dimutasi ke Polres Sampang.
Perubahan kepemimpinan juga terjadi di Polres Pamekasan. AKBP Hendra Eko Triyulianto dimutasi sebagai Wakil Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Wadirres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur.
Adapun jabatan Kapolres Pamekasan kini dipercayakan kepada AKBP Wahyu Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilakukan di lingkungan Polri.
"Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, dan peningkatan kinerja. Langkah ini juga menjadi upaya Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Brigjen Pol Trunoyudo dalam keterangan resminya, Sabtu (27/06/2026).
Ia menambahkan, rotasi tersebut diharapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin dinamis.
"Dengan penempatan personel pada jabatan baru, diharapkan kinerja organisasi semakin optimal, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," tambahnya.
Dengan bergantinya tiga pucuk pimpinan Polres di Madura, estafet kepemimpinan di Sampang, Sumenep, dan Pamekasan pun memasuki babak baru. Kehadiran para kapolres baru diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, menjaga stabilitas kamtibmas, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum di wilayah masing-masing.