ESTORIA - Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan semangat kepedulian terhadap warganya yang tertimpa musibah. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Edi Sugianto (41), warga Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

 

Bantuan senilai Rp20 juta tersebut diberikan untuk membantu proses pembangunan kembali rumah Edi yang ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran pada 11 Juni 2026. Akibat insiden itu, korban bersama keluarganya kehilangan tempat tinggal dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp150 juta.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberikan harapan sekaligus meringankan beban korban.

 

"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Bapak Edi Sugianto dan keluarganya. Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu pembangunan kembali rumah yang terbakar," ujar Ahmad Rahman, Selasa (30/06/2026).

 

Ia berharap bantuan itu dapat mempercepat proses pembangunan rumah sehingga Edi dan keluarganya bisa segera kembali menempati hunian yang layak dan aman.

 

Tak hanya itu, Ahmad Rahman juga mengajak seluruh pihak untuk ikut bergotong royong membantu korban, mulai dari Pemerintah Kecamatan Giligenting, Pemerintah Desa Aenganyar, hingga masyarakat dan para dermawan.

Menurutnya, penanganan dampak musibah tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan korban dapat segera bangkit dari keterpurukan.

 

"Musibah seperti ini membutuhkan kepedulian bersama. Kami berharap pemerintah, masyarakat, dan para dermawan dapat ikut memberikan bantuan agar beban korban semakin ringan dan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat," pungkasnya.