ESTORIA – Israel mengungkap ambisi baru di bidang pertahanan dengan berencana mengembangkan teknologi senjata laser yang mampu menjatuhkan satelit di orbit Bumi. Sistem tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari strategi pertahanan untuk menggagalkan upaya pengintaian oleh satelit milik negara-negara yang dianggap sebagai musuh.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ingin membawa Israel menjadi negara terdepan dalam pengembangan kemampuan militer berbasis ruang angkasa.
"Salah satu tujuan utama yang ditetapkan oleh Perdana Menteri (Benjamin Netanyahu) dan saya adalah merekrut para ahli terbaik," ujar Katz, seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Rabu (01/07/2026).
Menurutnya, hingga saat ini belum ada negara yang memiliki kemampuan operasional untuk melancarkan serangan terhadap target di luar angkasa menggunakan teknologi semacam itu.
"Hingga hari ini, tidak ada negara yang memiliki kemampuan untuk melancarkan serangan di luar angkasa. Kita harus menjadi negara terdepan di dunia dengan kemampuan ini," tegasnya.
Katz meyakini, apabila teknologi tersebut berhasil diwujudkan, Israel akan memperoleh keunggulan strategis yang signifikan, baik dalam aspek pencegahan maupun kemampuan menyerang.
"Jika kita mencapai ini, itu akan memastikan keunggulan dalam hal pencegahan, kemampuan untuk menyerang, menghancurkan, dan semua hal lainnya, dibandingkan dengan musuh kita yang memiliki sumber daya besar," katanya.
Meski sebelumnya Katz telah beberapa kali menyinggung tekad Israel untuk memimpin perlombaan teknologi persenjataan luar angkasa, kali ini ia secara terbuka menyebut bahwa laser akan menjadi teknologi utama yang dikembangkan.
Israel sendiri bukan pemain baru dalam pengembangan senjata laser. Negara tersebut telah mengembangkan sistem pertahanan berbasis laser, termasuk Iron Beam, yang dirancang untuk mencegat roket, mortir, dan pesawat nirawak. Selain itu, Tel Aviv juga tengah mengembangkan teknologi laser yang nantinya dapat dipasang pada jet-jet tempur.
Hingga kini, belum ada negara yang diketahui memiliki sistem operasional berbasis laser yang mampu melumpuhkan satelit di orbit Bumi. Jika proyek tersebut berhasil direalisasikan, Israel berpotensi menjadi negara pertama yang menguasai teknologi tersebut.