ESTORIA - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep dinilai masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Pendampingan yang berkelanjutan disebut menjadi kunci agar usaha kecil tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas.

 

Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep, Irwan Hayat, menegaskan UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Menurutnya, geliat usaha masyarakat tidak hanya terlihat di kawasan perkotaan, tetapi juga telah tumbuh di berbagai desa dengan beragam produk unggulan yang memiliki potensi besar.

 

"Sumenep memiliki potensi luar biasa di sektor UMKM. Banyak produk berkualitas lahir dari kreativitas masyarakat. Ini merupakan kekuatan ekonomi yang harus terus didorong agar berkembang," ujar Irwan, Rabu (15/06/2026).

 

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, dukungan terhadap UMKM tidak boleh berhenti pada penyediaan ruang usaha semata. Pemerintah, kata dia, harus hadir melalui program pembinaan yang terstruktur, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha hingga pengembangan strategi bisnis.

 

Irwan mengungkapkan, masih banyak pelaku UMKM yang mengelola usahanya secara mandiri dengan keterbatasan pengetahuan dan akses pasar. Kondisi tersebut membuat perkembangan usaha berjalan lambat, padahal potensi untuk tumbuh jauh lebih besar sangat terbuka.

 

Menurutnya, pendampingan yang konsisten akan membantu pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas produk, menyusun strategi pengembangan usaha, hingga memperluas jaringan pemasaran.

 

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pembenahan desain kemasan produk agar lebih menarik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Di sisi lain, pelaku UMKM juga harus didorong untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran.

 

Irwan menilai perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi UMKM lokal. Dengan pemasaran berbasis digital, produk-produk unggulan Sumenep berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga luar daerah.

 

"Strategi pemasaran harus mengikuti perkembangan zaman. Pemanfaatan media digital akan membuka peluang lebih besar bagi produk lokal Sumenep untuk dikenal masyarakat secara lebih luas," katanya.

 

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program pembinaan UMKM. 

 

Dengan pendampingan yang berkesinambungan, pelaku usaha kecil diyakini mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.