estoria.id – Dugaan pengemudi mengalami microsleep menjadi penyebab kecelakaan maut yang merenggut lima nyawa di ruas Tol Pandaan-Malang KM 71/B, Rabu (15/07/2026) malam.
Mobil Honda CR-V yang membawa sembilan orang menghantam truk Mitsubishi Fuso yang sedang berhenti di bahu jalan setelah lebih dulu menabrak pembatas jalan.
Hasil penyelidikan awal Satlantas Polres Pasuruan mengarah pada dugaan bahwa pengemudi kehilangan konsentrasi akibat tertidur sesaat saat mengemudi.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan Honda CR-V bernomor polisi L 1720 CAY melaju dari arah Malang menuju Surabaya melalui lajur lambat. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengalami microsleep sehingga kendaraan keluar jalur menuju bahu jalan.
"Pengemudi Honda CR-V diduga kuat kehilangan konsentrasi karena mengantuk (microsleep). Kendaraan kemudian oleng ke kiri, menabrak guardrail, lalu terpental dan menghantam truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi AD 8827 YA yang sedang berhenti di bahu jalan," ujar Joko, Kamis (16/07/2026).
Mobil Honda CR-V dikemudikan Ishaq (37), warga Kecamatan Semampir, Surabaya. Benturan keras membuat bagian depan hingga kabin kendaraan ringsek berat. Sebaliknya, truk Mitsubishi Fuso yang dikemudikan Sukasdi, warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, hanya mengalami kerusakan pada bemper belakang sebelah kanan. Pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Tragedi tersebut menewaskan lima penumpang Honda CR-V. Empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang balita mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Empat penumpang lainnya mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas jalan tol, termasuk guardrail yang dihantam kendaraan sebelum tabrakan terjadi. Besaran kerugian akibat kerusakan infrastruktur masih dalam proses perhitungan oleh pengelola jalan tol.
Satlantas Polres Pasuruan kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh rangkaian penyebab kecelakaan maut tersebut, termasuk mendalami faktor kelalaian dan kondisi pengemudi sebelum insiden terjadi.