Selain menyoroti pembangunan, AHY juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi Karapan Sapi sebagai warisan budaya yang menjadi identitas Pulau Madura. Ia menilai ajang tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan simbol keberanian, kerja keras, dan kehormatan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Madura.
"Mari kita lestarikan budaya dan tradisi yang kita miliki di Nusantara. Kalau bukan kita, siapa lagi?" ujarnya.
AHY mengaku baru pertama kali menyaksikan langsung perlombaan Karapan Sapi. Pengalaman tersebut, menurutnya, memberikan kesan mendalam karena tradisi khas Madura memiliki daya tarik budaya yang tidak dimiliki daerah lain.
"Kalau di Amerika itu ada rodeo, di Spanyol ada matador, di Bangkalan, di Madura ada Karapan Sapi," ucapnya.
Ia menambahkan, Karapan Sapi merupakan cerminan karakter masyarakat Madura yang dikenal tangguh, pekerja keras, dan menjunjung tinggi kehormatan.