Dalam sambutannya, Moh. Ainul Yakin menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari kerja nyata organisasi dalam membangun kualitas kader.
Menurutnya, tema yang diusung harus diwujudkan melalui program-program yang mampu mencetak pelajar berintegritas, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"Tema Pelajar Berkarya, Madura Berdaya bukan sekadar slogan. Kami ingin menjadikan IPNU sebagai ruang lahirnya pelajar yang memiliki integritas, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan solusi bagi persoalan sosial di Kabupaten Sumenep. Kolaborasi akan menjadi kunci gerakan kami selama masa khidmat 2026–2028," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PC IPPNU Sumenep, Putri Ramadani, menegaskan bahwa organisasinya akan memperluas ruang pengembangan kapasitas bagi pelajar putri agar tumbuh menjadi generasi perempuan NU yang cerdas, mandiri, dan berkarakter.
Ia berharap IPPNU mampu menjadi wadah belajar, berkarya, dan mengabdi bagi pelajar putri sehingga siap mengambil peran strategis dalam pembangunan sosial maupun ekonomi daerah.