Salah satu agenda yang menjadi sorotan dalam resepsi pelantikan adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan empat perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep. Kerja sama tersebut difokuskan pada penyediaan jalur beasiswa bagi kader IPNU dan IPPNU sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi.

 

Empat perguruan tinggi yang menjalin kerja sama itu meliputi Universitas Annuqayah (UNA), Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep, dan Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Sumenep.

 

Menurut Ainul Yakin, kerja sama tersebut merupakan salah satu program strategis kepengurusan baru dalam membangun kaderisasi yang berkelanjutan.

 

"Kami ingin memastikan kader IPNU dan IPPNU tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan tinggi. Kerja sama dengan empat kampus ini merupakan langkah awal untuk membangun ekosistem kaderisasi yang berkelanjutan melalui jalur beasiswa," tegasnya.

 

Sementara itu, Putri Ramadani berharap program beasiswa tersebut mampu menjadi penyemangat bagi kader, khususnya pelajar putri, untuk terus meningkatkan prestasi akademik.