estoria.id — Kemajuan teknologi membuat pekerjaan wartawan jauh lebih mudah. Namun, kemudahan itu justru dinilai tidak boleh membuat jurnalis kehilangan kegigihan, ketelitian, dan standar profesional dalam menghasilkan berita.

 

Pesan keras tersebut disampaikan wartawan senior Ibnu Hajar saat menjadi narasumber dalam agenda rutin Cator Jurnalistik yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

 

Kegiatan bertema “Memupuk Kebersamaan, Meningkatkan Kualitas” itu berlangsung di Kafe Titik.Temu, Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (30/9/2026) sore. Puluhan anggota PWRI Sumenep hadir mengikuti forum yang dikemas sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus meningkatkan kapasitas jurnalistik.

 

Ibnu Hajar secara terbuka mengingatkan wartawan agar tidak terlena dengan berbagai kemudahan teknologi.

Menurutnya, profesi wartawan membutuhkan kegigihan, kecepatan, konsistensi, sekaligus kemampuan menjaga kualitas tulisan.

 

“Kalau dulu jangan manja jadi wartawan. Kita harus gesit dan dituntut kerja keras. Kalau sekarang sudah enak, karena teknologi sudah sangat membantu,” kata Ibnu.