Media ini kemudian meminta klarifikasi langsung kepada Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi.

Namun Faruk enggan memberikan keterangan secara langsung dan mengarahkan pertanyaan kepada pejabat bidang yang menangani kegiatan tersebut.

 

“Langsung ke Bu Dewi,” kata Faruk singkat.

 

Ia menyebut tidak ingin memberikan keterangan yang berpotensi keliru.

 

“Saya kalau ngomong takut salah, tidak tahu anunya, nggak ada regulasi kalau masalah itu. Ini Bu Dewi yang menangani, takut ada yang keliru,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut belum menjawab pertanyaan mengenai apakah Faruk mengetahui proses seleksi, apakah dirinya memiliki peran dalam proses tersebut, serta apakah benar sosok berinisial I yang disebut Ramli merupakan putranya.