Sebab apabila alasan pemilihan pemeran berkaitan dengan representasi anak muda Sumenep, publik berhak mengetahui kriteria yang digunakan, termasuk apakah terdapat persyaratan mengenai domisili, asal daerah, status kependudukan, atau hal lain.

 

Sindiran dari Balik Meja ASN

 

Di tengah munculnya pertanyaan tersebut, seorang ASN yang ditemui media ini memberikan komentar bernada satir.

 

Ia mempertanyakan apakah Sumenep benar-benar kekurangan generasi muda untuk memerankan tokoh sejarah daerahnya sendiri.

 

β€œIni kan Sumenep. Kacong cebbing-nya banyak. Masa untuk mencari sosok Arya Wiraraja saja sampai muncul pertanyaan, apakah memang tidak ada lagi anak muda Sumenep yang bisa memerankan tokoh sejarahnya sendiri?” ujarnya.